Sekedar berbagai cerita saja. Suatu ketika ada seorang yang menyatakan bahwa masa lalu adalah sesuatu yang harus disesali, sesuatu yang harus membuat hidup kita terikat padanya. Tapi suatu ketika yang lain, ada yang menyatakan masa lalu adalah masa lalu. Tidak ada hubungannya dengan masa sekarang. Masa sekarang ada karena masa lalu, tetapi masa lalu tidaklah mengikat masa sekarang. Masa lalu adalah masa lalu.
..
Bertahun-tahun saya coba untuk menghayati apa yang terjadi. Melihat, mengalami dan merasakan langsung pengalaman demi pengalaman. Dan memang benar. Masa lalu membentuk masa sekarang, tapi tidak berarti masa sekarang harus terikat pada masa lalu.
..
Apa yang ada sekarang memang benar karena masa lalu, tetapi masa lalu tidaklah harus kita sesali, walau apapun yang terjadi. Masa lalu sudah kita lewati dengan sekuat hati, dengan penuh tenaga dan usaha. Sehingga, ketika masa sekarang ada, kita pun harus berusaha sekuat mungkin untuk masa sekarang, dan tentunya biar kita bisa melihat usaha kita di kemudian hari. Masa sekarang akan menjadi masa lalu ketika kita sudah maju melangkah ke depan.
..
Hari-hari terus berlalu, dan itu tidak akan pernah surut ke belakang. Selalu saja hari-hari itu maju ke depan. Karenanya, biarlah jejak langkah kita di belakang kita lihat dengan senyum dan bisa belajar dari apa yang telah kita lalui. Bahwa kita jangan sampai terjatuh di lubang yang sama untuk kedua kalinya. Mungkin kita terjatuh di lubang itu untuk kesekian kalinya, namun kita sudah punya pengetahuan bagaimana untuk bangkit dan berjuang untuk keluar dari lubang tersebut. Karena kita telah belajar dari masa lalu.
..
Sama seperti itu mungkin cinta. Walau cinta pertama (ceileee...) hampir tidak bisa dilupakan, tapi bukan berarti kita harus terikat pada cinta pertama. Setiap orang mungkin punya seseorang di masa lalu yang tidak mungkin dilupakan. Biarkan saja. Biarkan jadi kenangan indah. Tapi jangan sampai kita terikat dengan masa lalu itu. Biarkan kita mengembang, bebas dan lepas. Mengembara hati ini agar tahu apa yang terjadi di dalam perjalanan hidup kita. Tidak lagi seperti seorang katak dalam kurungan tempurung.
..
Tapi khusus untuk cinta pertamaku, kalau kau baca ini, aku hanya ingin kau tau Perasaan itu masih begitu kuat, namun hati ini masih terlalu malu untuk memperlihatkan kepadamu. Cukup ku dengar kabarmu dari jauh. Itu saja. Hatiku tidak merana, tapi aku bahagia melihat senyum selalu tersungging di wajahmu.. Bahagia mu adalah bahagia ku juga. Ini bukan sebuah omong kosong atau omongan gombal. Tapi apa yang ada di hati terdalam saat ini. Doa terbaikku selalu untukmu..
First love never die! Gak percaya?http://muliaarif.wordpress.com/2007/09/19/untukmu-yang-entah-masih-mengingatku/
BalasHapusatau...
http://muliaarif.wordpress.com/2007/09/05/love-maafkan-aku-masih-mencintaimu/
Enjoy life, enjoy love, It won't hurt if we just enjoy...
Tetap Semangat!