Laman

2 Okt 2007

Mencintai dan Dicintai..

Apa sih beda keduanya? Rasanya di hati sama saja tuh. Cuman kadang kita sering melupakan tentang hal ini. Karena hal sepele, sering terlupakan begitu saja.
..
Ada yang menganggap cinta itu tidak ada, bukan karena dia dicintai banyak orang, tapi karena tidak ada orang yang mencintai dirinya. Tapi ada orang yang menganggap semua orang tidak mencintainya, padahal mereka mencintai dia namun tidak sanggup untuk mengungkapkannya dengan kata-kata maupun dengan ekspresi verbal.
..
Mencintai memberi makna bahwa seseorang mengerti, memahami dan melindungi apa yang dia cintai. Cinta memang terkadang bisa sangat pedih, karena merasa terlalu cinta, sehingga kadang terlalu protektif dan malah menyiksa yang dicintai. Mencintai berarti memahami apa adanya, melindungi apa adanya. Tidak ada cinta yang lebih indah dibandingkan hal tersebut. Kalau ingin merubah, rubahlah dengan cinta. Karena cinta tidak pernah menyakiti. Cinta tumbuh dari hati nurani yang paling dalam, sehingga mana mungkin dia bisa melukai, karena cinta tumbuh dari kedalaman hati, bukan dari sekedar kulitnya hati.
..
Dicintai juga merupakan sebuah kebahagiaan sekaligus sebuah kepercayaan yang harus dijaga sedemikian rupa sehingga tidak merusak kebahagiaan dan kepercayaan itu sendiri. Dicintai tidak tumbuh begitu saja, tapi ada sesuatu yang lain yang begitu berharga bagi orang lain yang ada di diri kita. Tidak mungkin cinta datang begitu saja tanpa ada sesuatu yang lain. Walau mungkin ada yang bilang cinta pandangan pertama, tapi itu tidaklah sekejap saat itu, karena sebenarnya dalam memori kita ada sesuatu yang kita sangat perlukan nampak di orang lain, ada sesuatu yang orang lain miliki tiba-tiba terasa bersambut dengan diri kita.
..
Tapi pada saat mencintai dan dicintai tersebut, seandainya "hujan turun", saat hujan turun, apakah kita tidak berhak untuk "berteduh" di tempat lain? Tentu saja boleh, karena di situ kita bisa belajar dari banyak hal di tempat kita "berteduh" itu. Kita bisa belajar tentang apa makna dan arti dari cinta dan mencintai yang telah kita alami sebelumnya. Mungkin tidak seindah fable yang sering kita baca waktu kecil, tapi cukup untuk membuat kita merasa "hidup" dan "hangat".
..
Juga ketika kita mencintai dan dicintai seseorang, kita "terpeleset", terus kita menerima uluran tangan orang lain adalah sebuah pengkhianatan? Rasanya tidak. Bisa jadi "keterpelesetan" kita itu menjadi sebuah pelajaran lain yang berharga, tentang arti dan makna menjaga keseimbangan. Atau mungkin pelajaran lain yang lebih berharga untuk menjaga cinta yang ada.
..
Tapi, cerita tentang cinta tidak akan pernah berakhir. Tuhan menciptakan dunia ini karena cinta-NYA kepada makhluk-NYA. Tuhan menciptakan keindahan di dunia ini, juga karena cinta-NYA pada makhluk-NYA. Dan sudah seharusnya kita sebagai makhluk ciptaan Tuhan menyadarinya, bahwa kita sendiri ada di dunia ini karena cinta.
..
Maaf kalau kurang berkenan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tinggalkan Pesan Anda disini..